My Site Has Been Hacked

Kaget pada hari ini hari rabu, 28 september 2011, pas melihat website pribadi saya http://rhantoro.net ternyata sudah dihacked oleh seseorang.

Untungnya hanya dideface saja alias diubah tampilan index.phpnya oleh sang hacker dan tidak merusak file-file yang lain terutama database,
Ternyata sy telusuri di internet, di hacked oleh id Max_Blue dan ternyata masih anak SMA di Padang dan ternyata juga nih anak suka isengin beberapa website-website orang lain.
Saya anggap nih anak masih belajar cara-cara meng hack dimulai dengan cara men-deface terlebih dahulu.

Untungnya saya masih punya file index.php di laptop, terus sy upload lagi filenya.

So far, membuat sy cukup aware tentang celah security yang musti saya patch

 

Karrimor Border 10

Awalnya sy gak berniat untuk nyari sepatu trackking atau sepatu untuk hiking, karena dikantor diadakan acara outbound maka sy mulailah mencari gear khususnya sepatu dan celana krn memang sepatu sy hanya punya sepatu untuk jogging atau pun lari, segeralah sy hunting khususnya sepatu ke toko outdoor atau perlengkapan yg menjual alat-alat untuk mendaki gunung.

karrimor-logo

Disebuah toko outdoor yg letaknya gak jauh dari kantor sy, disitu sy melihat sepatu yg menurut sy cukup bagus dari segi bentuk dan fungsinya, mereknya KARRIMOR, namun sayang ukurannya terlalu besar dikaki saya yg ada hanya ukuran 44 dan tidak ada stok lagi hanya ada 1 stok yg didisplay saja, harganya yg ditawarkan Rp 340 ribu.

Meskipun sy blm dapat sepatu yg terpenting sy mendapatkan sebuah merek yaitu KARRIMOR, kemudian sy browsing di internet tentang brand tsb ternyata memang brand dari luar negeri yaitu dari negerinya David Beckham (UK) dan spesialis dibidang peralatan outdoor  dan sepatu hike maupun track dan juga yang saya suka yaitu model-model sepatu nya kokoh dan kuat tapi sebenarnya kalo dipakai dikaki ringan.

Berikutnya saya coba hunting dikaskus, tapi blm mendapatkan model yg disuka dan terutama ukurannya yg tidak byk, rata-rata ukurannya 44 dan 45, berikutnya sy coba iseng-iseng nyari di Pasaraya Blok M Jakarta Selatan dilantai khusus peralatan olahraga, dan tercengang melihat harganya Rp. 750 ribu wow harga yg cukup mahal menurut sy meskipun jenis dan ukurannya sudah ketemu yaitu Karrimor Summit 00 ukurang 42 alhasil tidak mendapatkan apa-apa alias tdk jadi beli :D

Hari sudah semakin dekat dengan hari pelaksanaan outbound, sy coba browsing lagi di kaskus berharap ada barang yg sesuai. Ada sebuah thread, dia menjual sepatu karrimor namun utk jenis dan ukuran 42 di page tidak ada,sy coba sms orang tsb, katanya ada ukuran 42,5 jenis karrimor border 10 warna abu-abu tapi blm diupload gambarnya, sy cari tahu lagi jenis dan warna tsb di internet namun sy tdk mendapatkan gambar pastinya hanya mendekati saja.

Sy coba COD di Tanjung Barat, malam sebelum besoknya berangkat meskipun sy blm tau penampakan gambar sepatu tsb, dlm pikiran saya kalo barangnya ternyata OK langsung sy bayar tapi kalo ternyata gak OK ya sudah tidak dapat apa-apa, ternyata pas ketemu saya langsung suka sama nih barang dan ukurannya juga gak terlalu besar dan gak terlalu kecil alias pas dikaki dan juga pas dihati :D harga Rp 350 ribu.

berikut gambar-gambarnya :

Karrimor Border 10 Warna Pecan

Karrimor Border 10 Warna Pecan, Samping

Karrimor Border 10 Warna Pecan, Depan

Karrimor Border 10 Warna Pecan, Susun

Banner 17 Agustusan

Iseng-iseng pada waktu itu, coba mendesign banner untuk komplek gw. Waktu itu momen nya 17 Agustus dan bulan Ramadhan. Dan jadilah bannernya seperti ini menggabungkan 2 moment tersebut. :D

SWISS (Studi Wisata Islam Semalam)

SWISS (1-2 Juli 2010)

SWISS (1 - 2 Juli 2010)

Buat kalian para pelajar SMU atau Mahasiswa tingkat awal diWilayah Kota Bekasi atau Jakarta Timur, yuks gabung ikutan acara ini. Selain menambah ukhuwah / jalinan persahabatan kita dengan yang lainnya, pastinya pula menambah pengetahuan keIslaman kita yang tentunya bermanfaat bagi kehidupan kita.

Nama Acara : “SWISS – Studi Wisata Islam Semalam”

Tempat : Villa Insani, Puncak Bogor – Jawa Barat

Waktu : 1 – 2 Juli 2010

Acara : Outbound dan Materi Bermanfaat

Biaya Pendaftaran : Rp 30.000 saja

Contact Person :
Saad :  085710716168
Ricky : 92614533

Bandung Travelling

Tanpa ada perencanaan sebelumnya, libur 3 hari, jumat, sabtu, minggu (2-4 April 2010) ini sy manfaatkan bersama istri saya untuk jalan-jalan ke Bandung, karena waktu nya cuma 3 hari jadi kita pilih tempat yang tidak terlalu jauh sehingga bisa memanfaatkan liburan dengan passs, jadilah kita pilih Bandung, sebenarnya ini adalah travelling kami yang kedua kalinya, sebelumnya pada Desember akhir 2008 lalu kami juga travelling ke bandung.

Rencana memang kami travelling dengan ala Back Packer, Berangkat dengan menggunakan Bus Travel “Baraya Travel” dari Pool Jati Waringin dengan biaya Rp 48.000, sebenarnya harga tersebut relatif lebih murah dibanding dengan brand merk lainnya seperti X-Trans, Cipaganti dan lainnya.

Sesampai ditujuan, kami langsung mencari penginapan atau hotel, yang kami cari ialah hotel yang dekat dengan jalan yang dilewati angkutan umum sehingga akan memudahkan bagi kami untuk jalan-jalan, kami mencoba ke daerah JL. Pasir Kaliki (PasKal) deket Station KA Hall Bandung, dan kami akhirnya memutuskan di Hotel Guci jl Pasir Kaliki berdekatan dengan Jelita Parahyangan tempat kami dulu menginap tahun 2008.

Hotel ini terlihat dari depan sangat menarik dengan arsitektur bergaya minimalis contemporer, akhirnya kami memutuskan untuk menginap selama 2 hari check in hari jumat sampai minggu siang. Untuk menghemat kami ambil standar single dengan single bed dan tidak mengambil extra bed, lumayan utk berdua suami istri sudah cukup ukuran segitu dengan harga 265 ribu permalam non AC.

Kamar dalamnya cukup bersih ada lemari pakaiannya juga ada tv kabelnya juga plus air hangat. Dibagian dalam hotel ini terdapat kolam renang anak yg cukup tidak terlalu besar, didalamnya juga terdapat tempat tertutup bergaya green roof yang bisa dipakai untuk resepsi. Breakfastnya mantap all you can eat, boleh ambil sepuasnya :D .

Hari pertama malamnya, kami habiskan untuk berjalan-jalan disekitar hotel dan pasir kaliki, disitu terdapat Mall Istana Plaza dan KFC.

Hari berikutnya, hari sabtu. kami memutuskan untuk jalan-jalan ke Ciwideuy Bandung Selatan. Perjalanan ke Ciwideuy cukup jauh memakan waktu 3 jam untuk berangkatnya.

Laporan dari TPS 20 Jatikramat pada PilLeg 2009

Hanya sekedar sharing dan informasi buat teman-teman dari pengalaman sy sebagai saksi dari salah satu partai peserta pemilu 2009.

Pesta demokrasi 2009 telah berlangsung pada tanggal 9 April 2009 diseluruh penjuru lokasi indonesia meskipun ada beberapa daerah yg telat untuk melaksanakan penyontrengan dikarenakan logistik surat suara yg lagi-lagi telat datang karena jauhnya lokasi. Banyak pihak yg meragukan kesiapan KPU dalam menyelenggarakan pemilu kali ini, salah satunya DPT (Daftar Pemilih Tetap) yang tidak sesuai dengan kondisi ril dilapangan, banyak anak-anak dibawah 17 tahun terdaftar didalam DPT belum lagi banyak nama-nama fiktif yg ditemukan dan jg banyak nama yg tdk tercantum di DPT padahal ia adalah memang warga disitu dan banyak lagi problemnya.

Namun akhirnya, pemilihan umum tetap dilaksanakan. Pemilu kali ini memilih anggota legislatif yang mengisi kursi pada DPR RI, DPRD I, DPRD II dan DPD. Tercatat 38 Partai politik meramaikan suasana pemilu kali ini dengan puluhan Calegnya yang terdaftar membuat sejumlah warga kebingungan hrs memilih yang mana. Pemilu kali agak sedikit berbeda ketimbang pemilu2 sebelumnya, pemilu kali ini menggunakan metode penNyontrengan bukan lagi penCoblosan, namun pada aturannya pencoblosan jg dianggap sah suaranya oleh KPU.

Sy bertugas sebagai Saksi salah satu peserta pemilu 2009 dan bertugas di TPS 20, kelurahan : Jatikramat, kecamatan : JatiAsih, Kota : Bekasi Propinsi Jawa Barat. Sebelumnya sy jg pernah menjadi saksi pada tempat yg sama pada Pemilihan Walikota Bekasi dan Pemilihan Gubernur Jawa Barat, setidaknya ini akan menjadi modal bagaimana secara umum gambaran teknis nantinya. Sebagai saksi dari Partai yg bersih, peduli dan profesional tidak hanya datang pada saat pelaksanaan pemilu saja tetapi hrs mengikuti minimal 1x pelatihan saksi, hal ini penting guna mengetahui hak2 dan kewajiban kita sebagai saksi dan jg tata cara pemilu kali  ini, jika tidak kita akan menjadi saksi yang cuma bengong saja.

Ketua KPPS memulai pemilihan

Ketua KPPS memulai pemilihan

Pada hari kamis itu, acara dimulai tepat pukul 07.00 pagi. Dengan dibuka secara simbolis oleh Pak Lurah Jatikramat membuka perhelatan pemilihan umum yang memakan biaya ygn Mahal itu. Disitu terdapat 7 TPS yaitu TPS 18,19,20,21,22,80,81. Agak berbeda pada pemilu sebelumnya ketika waktu pemilihan sudah dimulai biasanya Ketua KPPS membacakan janji kepada Anggota KPPS tapi pada pemilu kali tidak ada pembacaan janji, dan juga ada beberapa perbedaan yg sy rasakan spt Id Card untuk KPPS, SAKSI, Pemantau Pemilu pada pemilu sebelumnya itu berwarna dan dilengkapi dengan plastik pembungkusnya namun itu berbeda kali ini yang hanya di print hitam putih tanpa plastik pembungkus. Belum lagi tempat pennyontrengannya kali ini hanya menggunakan sterofoam yang berbentuk persegi empat menutupi sisi kanan kirinya berbeda dengan dulu yang menggunakan seng berlogo KPU, tp ada jg yang sy dengar dari TPS lain itu nyontrengnya di kamar mandi alias toilet, waduuh bisa kebayang donk baunya dan makan waktu lama tuh ?@!:,(

Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah

Sekedar sharing buat teman-teman, mungkin berguna.
Surat perjanjian kontrak/ sewa rumah ini, aku pakai ketika ayahku menyewakan kontrakkannya ke calon penyewa.
Untuk memperkuat legalitas, hrs dibubuhi materai 6000 dan dibuat 2, satu untuk pemilik rumah dan satu lagi untuk penyewa

Surat Perjanjian Sewa / Kontrak Rumah

Dengan ini menerangkan bahwa telah diadakan perjanjian pengikatan kedua belah pihak mengenai sewa atau kontrak rumah diantara :

1. Nama : ……………

Pekerjaan : …………..

No. KTP : …………..

Alamat : …………..

Disebut PIHAK PERTAMA atau PEMILIK

2. Nama :

Pekerjaan :

No. KTP :

Alamat :

Disebut PIHAK KEDUA atau PENYEWA

Kami kedua belah pihak dengan ini telah mengadakan perjanjian dan mufakat untuk mengadakan kerjasama dalam hal Pihak Pertama menyewakan guna pakai sebuah unit rumah kepada pihak kedua sesuai dengan syarat-syarat dan ketentuan – ketentuan sebagai berikut :

PASAL 1 : DEFINISI

  1. Pihak Pertama dalam hal ini pemilik rumah, menyewakan guna pakai sebuah unit rumah kepada Pihak Kedua dalam kurun waktu dan jumlah nilai sewa yang telah ditentukan.
  2. Pihak Kedua dalam hal ini penyewa, menyewa sebuah unit rumah dari Pihak Pertama untuk di guna pakaikan dengan sebaik-baiknya.
  3. Sewa (menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia) ialah pemakaian sesuatu dalam jangka waktu tertentu dan harus membayar uang jasa; uang yang dibayarkan atas pemakaian sesuatu milik orang lain; yang boleh dipakai setelah dibayar terlebih dahulu.

PASAL 2 : OBJEK SEWA

  1. Objek sewa yang disewakan dari Pihak Pertama kepada Pihak Kedua ialah :

1 Buah Unit Rumah dengan data sebagai berikut

Luas Tanah : …………….

Luas Bangunan : ………….

Alamat : ……………..

PASAL 3 : WAKTU SEWA

  1. Waktu penyewaan rumah selama 1 (satu) tahun terhitung dari tanggal dd/mm/yyyy sampai dengan tanggal dd/mm/yyyy
  2. Selama waktu tersebut Pihak Kedua berhak menempati rumah yang telah disewakan sesuai dengan Pasal 2.1
  3. Jika masa kontrak berakhir, Pihak Kedua berkewajiban untuk menyerahkan rumah sesuai dengan Pasal 2.1 tersebut tanpa syarat apapun kepada Pihak Pertama dalam keadaan baik, terpelihara dan kosong dari penghuninya.
  4. Untuk perpanjangan masa sewa, Pihak Kedua harus memberitahukan kepada Pihak Pertama satu bulan sebelum masa berlakunya habis dan akan dibuatkan perjanjian baru sebagai pengganti perjanjian ini.
  5. Apabila pada Pasal 3.4 diatas tidak ada konfirmasi, maka Pihak Kedua dianggap tidak memperpanjang lagi masa sewa.
  6. Untuk pemutusan kontrak sebelum masa kontrak berakhir, Pihak Kedua memberitahukan 1 bulan sebelumnya kontrakkan berakhir.
  7. Dalam pemutusan kontrak sebelum habis masa berlakunya dalam Pasal. 3.1 maka Pihak Pertama tidak mengembalikan sisa uang kontrakan, dan Pihak Kedua tidak menuntut Pihak Pertama.

PASAL 4 : NILAI SEWA

  1. Harga / Nilai sewa untuk periode tanggal dd/mm/yyyy sampai dengan tanggal dd/mm/yyyy ialah sebesar Rp…………..
  2. Pihak Kedua telah membayarkan lunas nilai sewa kepada Pihak Pertama sebesar Rp……………….. untuk masa sewa tanggal dd/mm/yyyy sampai tanggal dd/mm/yyyy

Pasal 5 : PENGGUNAAN

  1. Setelah serah terima kunci, Pihak Kedua berhak menempati rumah dan berkewajiban untuk memelihara bangunan sebaik-baiknya, segala kerusakan yang timbul selama perjanjian ini, menjadi kewajiban Pihak Kedua untuk perbaikannya, mengganti dengan biaya sepenuhnya tanggung jawab Pihak Kedua.
  2. Pihak Kedua tidak diperkenankan untuk mengadakan perubahan atau tambahan pada bangunan tersebut atau memindah sewakan kepada pihak lain, kecuali atas izin tertulis dari Pihak Pertama.
  3. Selama masa sewa berlaku, segala kewajiban yang harus dipenuhi terhadap rumah tersebut diatas, merupakan kewajiban Pihak Kedua, baik kewajiban membayar listrik, keamanan, kebersihan, air serta sejenisnya.
  4. Apabila kewajiban diatas yang dimaksud dalam Pasal 5.3 dilalaikan oleh Pihak Kedua, berakibat adanya sanksi atas fasilitas yang ada, maka Pihak Kedua harus menyelesaikan sampai tuntas seperti keadaan sebelum dikontrakkan paling lambat 30 hari sebelum kontrak berakhir.
  5. Khusus untuk pembayaran listrik, Pihak Kedua akan tetap membayar rekening listrik satu bulan terakhir dan rekening listrik akan diserahkan kepada Pihak Pertama setelah lunas dibayar sebagai arsip.

PASAL 6 : PENUTUP

  1. Demikianlah perjanjian sewa / kontrak rumah ini kami buat dengan sebenarnya tanpa paksaan dari siapapun
  2. Apabila terjadi sengketa atas isi dan pelaksanaan perjanjian ini, kedua belah pihak akan menyelesaikannya secara musyawarah.
  3. Apabila penyelesaian secara musyawarah tidak berhasil, maka kedua belah pihak sepakat untuk memilih domisili hukum.

Demikian Surat Perjanjian Jasa Pembuatan Web Aplikasi ini dibuat dalam rangkap 2 (dua) ditandatangani masing – masing pihak.

Jatikramat, Bekasi

Tanggal :

Wassalamua’laikum Wr. Wb

PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA

[ ] [ ]

SAKSI-SAKSI

Sahabat Sang Pahlawan

Anda harus waspada dan berhati – hati! Sebab disini ada jebakan kepahlawanan yang sering menipu banyak orang. Sahabat para pahlawan belum tentu juga pahlawan. Inilah tipuannya. Para pahlawan mungkin tidak tertipu, tetapi orang – orang yang bersahabat dengan para pahlawanlah yang lebih sering tertipu. Dalam lingkungan pergaulan, para pahlawan adalah parfum. Apabila berada di tengah kerumunan, maka semua orang akan kecipratan keharumannya. Apabila ada “orang lain” yang mulai mendekat dan mencium keharuman itu, mungkin ia sulit mengenali dari mana keharuman itu berasal. Situasi ini tentu saja menguntungkan orang – orang yang mengerumuni sang pahlawan: mendapatkan peluang untuk diduga sebagai pahlawan. Itulah awal mula kejadiannya. Orang – orang biasa selalu merasa puas dengan bergaul dan menjadi sahabat para pahlawan. Mereka sudah cukup puas dengan mengatakan “Oh, pahlawan itu sahabatku,” atau ungkapan “Oh, pahlawan itu dulu seangkatan denganku.” Orang – orang itu tidak mau bertanya, mengapa bukan dia yang menjadi pahlawan. Akan tetapi, ada “orang biasa” yang mempunyai sedikit rasa megaloman, semacam obsesi kepahlawanan yang tidak terlalu kuat, namun ada dan meletup – letup pada waktu tertentu. Orang – orang seperti ini sering merasa telah menjadi pahlawan hanya karena ia bersahabat dengan para pahlawan. Dan karenanya, sering berperilaku seakan – akan dialah sang pahlawan. Yang kita saksikan dalam kejadian ini adalah suatu proses identifikasi “orang biasa” dengan sehabatnya yang “pahlawan”. Ini merupakan tipuan jiwa: seseorang tidak melakukan pekerjaan – pekerjaan para pahlawan, tetapi mau menyandang gelar pahlawan, dengan memanfaatkan kamuflase persahabatan. Persahabatan memang sering menipu, bukan karena tabiat persahabatan yang memang menyimpan tipuan, tetapi karena sebuah “kebutuhan jiwa” tertentu, yang memanfaatkan persahabatan untuk memenuhinya. Maka, Ibnu Qayyim al-Jauziyyah, suatu ketika memperingatkan para “murid” yang sedang menuntut ilmu di bawah bimbingan para ulama. Katanya, “Waspadalah, jangan merasa telah menjadi ulama, hanya karena bergaul dan bersahabat dengan para ulama.” Apakah kita harus meninggalkan sahabat – sahabat kita yang para pahlawan itu? Tentu saja tidak! Yang perlu kita lakukan adalah meluruskan perasaan kita sendiri dan meluruskan pandangan kita terhadap diri kita sendiri. Suatu saat, Buya Hamka membawa isterinya ke dalam sebuah majelis, dimana ia akan berceramah. Tiba – tiba, tanpa diduga, sang protocol justru mempersilakan juga isteri beliau untuk berceramah. Mereka tentu berprasangka baik: isteri sang ulama juga mempunyai ilmu yang sama. Dan, isteri beliau benar – benar naik ke podium. Buya Hamka terhenyak. Hanya satu menit. Setelah member salam, isterinya berkata, “Saya bukan penceramah, saya hanya tukang masak untuk sang penceramah.” Jangan melakukan identifikasi yang salah. Jangan menilai diri sendiri melampaui kadarnya yang objektif. Namun, ada yang jauh lebih penting dari itu. Jangan pernah berpikir untuk menjadi pahlawan, tanpa melakukan pekerjaan – pekerjaan para pahlawan.

Ujian CPNS Depkeu 2008

Senayan

Senayan

Hari rabu kemarin 30 Juli 2008, bertempat di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, tlah diadakan ujian besar-besaran dilingkungan Departemen Keuangan, Ya.. pada hari itu sekitar 18.000 peserta CPNS Departemen Keuangan melakukan tes ujian saringan pertama, para peserta yang berasal dari Jabodetabek dan wilayah Jawa Barat itu berdatangan layaknya supporter sepak bola. Sebenarnya pada hari yang sama juga serentak secara nasional diadakan ujian CPNS Departemen Keuangan, tersebar pada wilayah area seperti Aceh, Medan, Jakarta, Jogjakarta, Surabaya sampai ke Papua
still on progress

10 Jam Pertama

Hari itu tampak begitu cerahnya, karena sang surya dengan jelas berada diatas kepala ku. Teriknya matahari sangat menyengat dikulitku, yang ketika itu hanya mengenakan kemeja pendek putih. Jam ditangan ku menunjukkan pukul 12:30 siang pada tanggal 5 juli 2008, selepas acara sunatan massal di Masjid Al-Muhajirin ku langsung bergegas pulang kerumah untuk bersiap-siap untuk melanjutkan aktifitas berikutnya. Istri ku yang kala itu sudah menunggu dirumah, tengah mempersiapkan perlengkapan yang harus kami bawa. Rencananya kami akan ke pergi ke daerah Jatinangor, kampus UNPAD (Universitas Padjajaran) tempat kakak ipar ku kost melanjutkan studi S2 nya. Kakak ipar ku mengajak kami, istri dan anaknya, mertua ku dan istri ku untuk berlibur di ‘kediaman’nya di sekitar kampus UNPAD. Mertua ku dan kakak iparku berserta istri dan anaknya berangkat duluan sekitar jam 10 pagi. Aku dan istri ku berangkat menyusul kemudian, setelah mengikuti acara di Masjid.

Baju, celana, handuk, alat mandi dan perlengkapan lainnya kami masukkan kedalam satu daypack berwarna hitam. Sedangkan makanan dan minuman dimasukkan kedalam tas kecil istri ku. Setelah dirasa cukup perlengkapan yang kami bawa untuk keperluan 1 hari 1 malam, kami langsung berangkat pukul 14:00, sandal jepit gunung kesukaanku merk eiger menemani ku dalam melangkah menuju jalan raya pondok gede. Tampak ceria sekali wajah istriku kala itu, maklum saja ini adalah bakal jadi perjalanan panjang kami setelah menikah, he..he.. maklum pengantin baru masih senang-senangnya jalan berduaan, kami menikah tanpa didului yang namanya proses pacaran. Alangkah indahnya pacaran setelah menikah, kita akan menemukan hal-hal yang baru yang sebelum kita belum temukan, kita tidak perlu ragu untuk memegang tangannya bahkan menjadi tempat sandaran kepala bagi dia, hal yang sebelumnya dilarang dalam agama sekarang dihalalkan bagi kita karena dia adalah pacarku dan istriku juga.

Kami awali perjalanan kami dengan menaiki angkot coklat K02 ke arah terminal bekasi, nampak istriku kelelahan dan sedikit terlelap dibahu kiriku, karena sebelumnya istri ikut membantu acara di Masjid. Sesampainya diterminal bekasi, kami langsung mencari bus-bus luar kota tetapi kami harus jalan beberapa meter dulu untuk dapat sampai. Sempat kakak ipar ku hari sebelumnya kasih informasi ancar-ancar angkot untuk menuju kampus UNPAD, dia bilang naik bus yang ke arah sumedang itu katanya lewat Unpad, atau ke arah cimahi turun di Cileunyi trs lanjut naik angkot kecil lagi begitu katanya pasti, tanpa ku bertanya kritis lagi, dan dengan pembawaan yang yakin kami menuju terminal bus.

Sesampainya diterminal, seperti layaknya yang namanya terminal-terminal lainnya, banyak sekali calo-calo bus menawarkan ‘keahliannya’ dalam menggaet calon penumpang dengan menyebut-nyebut bus jurusannya. Sontak yang teringat dipikiran ku langsung menyebutkan nama Sumedang, maksudnya biar langsung gak perlu naik angkot lagi setelah itu.
calo bus: “sumedang.. sumedang langsung berangkat..”
Pandangan kami langsung tertuju kepada bus 3/4 disebelah kanan kami, lalu aku tanyakan
aku: “lewat kampus UNPAD”,
calo bus: “unpad ?” (mungkin bingung)
aku: “iya. universitas padjajaran yang di jatinangor”
calo bus: “iya. lewat-lewat”
mendengar bus 3/4 tadi lewat kampus UNPAD, langsung aku melihat kaca depan bus tersebut bertuliskan “Bekasi – Wado”. Dalam pikiranku bertanya “Wado, daerah mana itu ?”, karena telah mendengar sayu-sayu calo bus tadi bilang lewat, tanpa pikir panjang lagi kami langsung menaiki anak tangga bus tersebut, dan ternyata kami penjadi penumpang pertama yang ada dibus tersebut, aku berpikir “Kalo begini kejadian, kapan berangkatnya tapi yah sudahlah menunggu saja dan nikmat perjalanan ini” kata ku. Aku langsung rebahkan daypack ku yang dari tadi kupanggul dengan gagahnya, ku letakkan diatas pahaku untuk mencoba beristirahat sejenak

still on progress…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.