Sunatan Massal di Masjid Al Muhajirin

Musim liburan anak sekolah telah berakhir, kini saatnya untuk merapihkan buku dan seragam untuk bergegas berangkat ke sekolah. Hampir anak sekolah di Jakarta masuk pada tanggal 14 Juli 2008 dan seperti biasa dari tahun ke tahun jalanan-jalanan disudut-sudut kota Jakarta kembali macet terutama yang dekat dengan sekolahan ketika hari pertama masuk sekolah, seperti yang ada didaerah lubang buaya.

Kalau kita menilik seminggu kebelakang ketika anak sekolah sedang libur panjang, banyak kegiatan untuk mengisi liburan anak sekolah. biasanya para orang tua mengambil cuti dalam kesempatan ini untuk mengajak liburan anaknya keluar kota, kalau tidak mau jauh-jauh Dufan menjadi sarana publik yang paling banyak diminati para keluarga, sebagian lagi mengambil moment ini untuk khitan atau sunnat yang merupakan sunnah rasul dalam islam untuk membersihkan kotoran yang terdapat pada alat kemaluan pria.

Banner Sunatan Massal

Banyak lembaga-lembaga sosial yang mengadakan Sunatan Massal untuk orang-orang yang tidak mampu, karena memang biaya untuk khitan sendiri biasanya tidak murah. Termasuk salah satunya yang terdapat di Masjid Al-Muhajirin perumahan Jatikramat Indah I Pondok Gede Bekasi. Acara ini diadakan pada hari Sabtu, 5 Juli 2008, sekitar 60 anak tidak mampu telah dikhitan yang berasal dari anak-anak sekitar perumahan Jatikramat Indah I dan ada juga 10 anak yang berasal dari Manggarai yang dibawa sama PKPU. Acara yang terselenggara berkat kerjasama DKM Masjid Al-Muhajirin, RISMA (Remaja Islam Masjid Al-Muhajirin), Ibu-Ibu Pengajian Masjid Al-Muhajirin, warga Jatikramat Indah I dan PKPU lembaga kemanusiaan nasional untuk tenaga medis. Dipelataran Masjid, semua peserta khitan dikumpulkan tepat pada pukul 07.30 pagi, sebelumnya itu para peserta khitan yang rata-rata didampingi oleh keluarganya harus daftar ulang dimeja panitia, dimeja panitia para peserta yang kebanyakan anak SD ini dikasih baju koko berwarna putih dan sarung sebagai seragamnya. Sesi foto peserta mengawali acara diikuti rentetan pembukaan dimulai dari sambutan dari Ketua Pelaksana acara Bp H. Solehuddin, sambutan Ketua DKM Bp H. Giri Harsono, penjelasan dari tim medis PKPU dan do’a. Pada kesempatan kali ini aku ditugaskan sebagai seksi dokumentasi.

Terdapat 6 dokter dan 6 perawat dari PKPU yang membantu dalam proses khitan ini. satu-satu persatu peserta khitan di sunnat. Ada baru yang berumur 5 tahun telah berani dikhitan sampai ada yang berumur 24 tahun baru dikhitan. Jeritan dan tangisan para peserta khitan sering terdengar dalam ruangan sekretariat masjid yang disulap menjadi ‘ruang bedah sementara’ lengkap dengan AC dan alat bedahnya, sedikit ocehan-ocehan para peserta khitan kadang membuat tertawa orang yang berada disitu, ada juga yang karena ketakutannya anak tersebut sampai pipis diatas kasurnya, ada juga anak yang tenang dan adem ayem saja seolah tidak terjadi apa-apa dengan dirinya. Bau daging asap sangat terasa dalam ruangan tersebut, karena memang tim medisnya menggunakan apa yang disebut teknik laser, tapi tidak lebih dari 2 besi panas dari listrik yang digosokkan ke sisa kulit dari alat kemaluan pria. Peran orang tua atau keluarganya sangat penting untuk memberikan motivasi kepada anaknya karena sang anak yang rata-rata menangis itu diperlukan kesabaran dan kasih sayang dari sang orang tua-nya.

Sementara itu acara diluar ‘ruangan bedah’ yang digunakan untuk tempat khitan, ada acara panggung boneka yang ditujukan untuk menghibur para peserta khitan yang kebanyakan anak SD. Panggung boneka yang dibawakan monolog dari PKPU ini cukup menghibur buktinya banyak anak-anak yang tertawa dan larut dalam acara tersebut. Nampak disisi sebelahnya tim marawis yang siap menghibur dengan alunan gambus islami.

Tangisan Seorang Bocah

Tangisan Seorang Bocah

Semua peserta khitan telah dikhitan, tinggal menyisakan 1 orang yang tidak tergabung dalam rombongan anak-anak tadi yang ternyata juga akan dikhitan. Orang ini telah berumur 24 tahun, dan pemuda ini baru saja menjadi mualaf dan Subhanallah Allah telah memberikan hidayah kepada umatNya untuk berkhitan. Pemuda ini tidak malu untuk mengikuti acara ini meskipun usianya sudah tidak kecil lagi, sebuah hikmah yang besar yang terkandung didalamnya. Nabi Ibrahim saja baru dikhitan pada usia 80 tahun dengan menggunakan kapak, ini menunjukan betapa pentingnya perintah berkhitan. Acara telah selesai dengan terakhir mengkhitankan pemuda tadi dan Alhamdulilah acara berjalan dengan lancar.

Sebuah acara yang bukan merupakan seromoni melainkan dakwah sosial dengan menghidupkan sunah rasul ditengah masyarakat. Dalam agama islam, khitan merupakan salah satu media pensucian diri dan bukti ketaatan kita kepada ajaran agama. Dalam hadist Rasulullah SAW bersabda, “Kesucian (fitrah) itu ada lima:khitan, mencukur bulu kemaluan, mencukur bulu ketiak, mencabut bulu ketiak, memendekkan kumis dan memotong kuku” (H.R Bukhari Muslim). Mudah-mudah kita termasuk orang-orang didalamnya yang senantiasa taat dan menghidupkan sunah Rasul.

About these ads

About riahantoro
rhantoro.net

8 Responses to Sunatan Massal di Masjid Al Muhajirin

  1. Toro says:

    Acara ini Insya Allah akan diadakan terus tiap tahun guna membantu anak-anak tidak mampu disekitar perumahan Jatikramat Indah I

  2. jaya says:

    Boleh tahu berapa biaya khitanan massal misalnya untuk 20 anak plus biaya lainnya. Mohon infonya ya? Wassalam

  3. boim says:

    khitan di daerah mn……????
    aq pengen tau adik aq mau di khitan daerah mn
    y blz…..???????

  4. Toro says:

    Yang kemarin kami lakukan ialah semua tim dokter dan perawatnya, tim penghibur dari PKPU, yang kami siapkan hanya tempat dan peserta khitannya.
    Untuk jelasnya bisa menghubungi PKPU Telp. (021) 87780015, kalo kemarin untuk menangani sekitar 60 anak kira-kira 15 juta

  5. Toro says:

    to Boim: Khitan didaerah Masjid Al Muhajirin Perumahan Jatikramat Indah I, Pondok Gede Bekasi

  6. Tessa says:

    Pacar ku belom disunat jg & kini berusia 28 thn. Boleh tau apakah tim dokternya laki2 semua atau ada asisten perempuan yg ikut menangani..?
    Sebab ia malu kalo yg menyunat perempuan…

  7. riahantoro says:

    To Tessa : Tim dokternya kalo seandainya dia sudah dewasa akan ditangani oleh tim dokternya pria dan begitu juga asistennya

  8. Dr Ali Mahmud says:

    sunat sunat saja lihad anan2 sakit dan lama, Untuk apa adi2 musti nagis. Sunat adik2 musti senag. Anak jang saya sunat langsung berjallan de 2/3 hari lagi sekolah lagi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: